jump to navigation

Chanting Paritta & Sutta Buddhist October 20, 2009

Posted by rochajiono in others.....
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
add a comment

Chanting Paritta & Sutta Buddhist

  1. Tapecou.mp3

  2. Lu Siang Chan.mp3

  3. Wang Sen Cou.mp3

  4. gatha-jinapanjara.mp3

  5. jaya manggala.mp3

  6. karaniya-metta-sutta.mp3

  7. namo-tassa-bhagavato-arahato-samma-sambuddhasa.mp3

  8. ratana-sutta.mp3

  9. tisarana.mp3

  10. NA MO A MI THUO FO.mp3

Tuntunan Paritta Sangha Theravada Indonesia (STI)


  1. angulimala paritta.mp3

  2. dhammanussati.mp3

  3. namakarapatha.mp3

  4. buddhanussati.mp3

  5. so atthaladdho.mp3

  6. pubbabaganamakara.mp3

  7. maha jaya manggala gatha.mp3

  8. sumangala I.mp3

  9. sabbaroga.mp3

  10. sumangala gatha II.mp3

  11. dukkhappattadigatha.mp3

  12. saccakiriys gatha.mp3

  13. abhaya paritta.mp3

  14. dhajaga paritta.mp3

  15. namokaratthaka gatha.mp3

  16. aggapasadasutta gatha.mp3

  17. sakkatva tiratanam paritta.mp3

  18. jaya paritta.mp3

  19. vattaka paritta.mp3

  20. sarana patha.mp3

  21. mahakarunikonathotiadigatha.mp3

  22. sanghanussati.mp3

  23. pattidana.mp3

  24. atanatiya paritta.mp3

  25. paritta.mp3

  26. khandha paritta.mp3

  27. ratanattayanubhavadigatha.mp3

  28. bojjhanga paritta.mp3

  29. aradana deva.mp3

  30. namakarasiddhi gatha.mp3

  31. karaniyametta sutta.mp3

  32. culla mangala cakkavala.mp3

  33. jaya mangala gatha.mp3

  34. mangala sutta.mp3

Buku Tuntunan Kebaktian Sangha Theravada Indonesia (STI)


  1. Daftar isi.zip

  2. Aradhana Paritta.zip

  3. Kebaktian Upacara Tertentu.zip

  4. Gatha.zip

  5. Upacara Manggala.zip

  6. Upacara Avamanggala.zip

  7. Kumpulan Sutta.zip

TOP LAGU-LAGU BUDDHIST JOKY PRODUCTION October 20, 2009

Posted by rochajiono in others.....
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
add a comment

Joky Vol. 1

  1. Tiga permata.mp3

  2. Melodi Kehidupan.mp3

  3. Hadirkan Cinta.mp3

  4. Bukalah Hati.mp3

  5. Kidung Perkawinan.mp3

  6. Sang Guru.mp3

  7. Tekad Siswa Sang Buddha.mp3

  8. Sujud Bagi Sang Guru.mp3

  9. Hari Kathina.mp3

  10. Jalan Dhamma.mp3

  11. Selamat Ulang Tahun.mp3

  12. Selamat berpisah.mp3

Joky Vol.2

  1. Dhammacakkapavatana Sutta.mp3

  2. Kasih Sang Bhagava.mp3

  3. Untuk Kita Renungkan.mp3

  4. Sang Bhagava.mp3

  5. Harumnya Kebajikan.mp3

  6. Terima Kasih Sang Buddha.mp3

  7. Kebenaran Sejati.mp3

  8. Dhamma Sang Bhagava.mp3

  9. Sambutlah Kelahirannya.mp3

  10. Suka Duka.mp3

  11. Dengarlah Dhammanya.mp3

  12. Gema Waisaka.mp3

Joky Vol.3

  1. Kasih Buddha.mp3

  2. Lentera Dunia.mp3

  3. Dengarlah.mp3

  4. Terpujilah nama-Mu.mp3

  5. Hidup Bahagia.mp3

  6. Malam Suci Waisak.mp3

  7. Faithful.mp3

  8. Hidup yang benar.mp3

  9. Kidung kehidupan.mp3

  10. Sukacita.mp3

  11. Cinta Kasih Buddha.mp3

  12. Sang Bhagava.mp3

  13. Kasih Dunia.mp3

  14. Mulia Sang Bhagava.mp3

  15. Mama.mp3

  16. Suara hati.mp3

  17. Renungkan AjarannNya.mp3

  18. The Life Of Buddha.mp3

  19. Masih ada waktu.mp3

  20. Tiga Perlindungan.mp3

  21. Dhamma Sang Bhagava.mp3

  22. Sadarlah.mp3

  23. Jangan Tunda Hari Esok.mp3

  24. Selamat Jalan.mp3

DAFTAR LAGU-LAGU BUDDHIST LAWAS October 20, 2009

Posted by rochajiono in others.....
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
2 comments

Berikut ini adalah koleksi lagu-lagu Buddhist edisi lawas sampai baru.

Sangat cocok untuk ringtone HP anda, karena filenya kecil tetapi suaranya lumayan bagus.

Cara download: Klik link lagu yang anda sukai, pilih download, lalu lanjutkan sesuai instruksi yang ada.

  1. Agungkan Namanya.mp3

  2. Ajaran Buddha.mp3

  3. Ajaran mulia.wma

  4. Aku Berlindung.mp3

  5. Aku Berlindung karaoke.mp3

  6. AKU INGIN.mp3

  7. Aku.mp3

  8. Aradhana dhammadesana.wma

  9. ARAHAT.mp3

  10. Arahat.mp3

  11. Asadha.mp3

  12. Asita Kaladewata.mp3

  13. Avijja.mp3

  14. Bagaimana Mungkin.mp3

  15. Bahagia Sejati.mp3

  16. Bangunlah.mp3

  17. Berbahagialah.mp3

  18. Berbuatlah Kebajikan.mp3

  19. BERKAH WAISAKA PUJA.mp3

  20. Berkah Waisaka Puja.mp3

  21. BERLIND.MID

  22. BERNYANYI LAGU WAISAK.mp3

  23. Biarlah Damai Di Hatiku.mp3

  24. Bijak.mp3

  25. Bijaksana.mp3

  26. Bila Mengenal Sang Buddha.mp3

  27. Borobudur.mp3

  28. Buah Bahagia.mp3

  29. Buah Karma.mp3

  30. Buddha ratana.wma

  31. Buddha Satu Untukku.mp3

  32. Bukalah Hatimu.mp3

  33. BULAN SUCI WAISAK.mp3

  34. Bunga Teratai.mp3

  35. Cahaya Hatiku.mp3

  36. Cattari Arya Saccani.mp3

  37. Cinta Kasih Buddha.mp3

  38. Cita Cita.mp3

  39. Dalam Dhamma.mp3

  40. Dalam DhammaMu 1.mp3

  41. Dalam DhammaMu 2.mp3

  42. Damai Dalam Dhamma.mp3

  43. Damailah oh dunia.wma

  44. DAMAINYA WAISAK.mp3

  45. Damainya Waisak.mp3

  46. danaprm.mid

  47. Dengarlah DhammaNya.mp3

  48. Dengarlah.mp3

  49. Dhamma Langkah Hidupku.mp3

  50. Dhamma Membawa Berkah.mp3

  51. Dhamma Sang Bhagava 1.mp3

  52. Dhamma Sang Bhagava 2.mp3

  53. Dhamma Sang Buddha.mp3

  54. Dhammacakkappavatana Sutta 1.mp3

  55. Dhammacakkappavatana Sutta 2.mp3

  56. Dharma Jalan Hidupku.mp3

  57. DI MALAM SUCI.mp3

  58. DI MANA BAHAGIA.mp3

  59. Diujung Senja.mp3

  60. Doaku.mp3

  61. Duka Seorang Bunda.mp3

  62. EBRC – Andaikan.mp3

  63. EBRC – Call His Name.mp3

  64. EBRC – Dalam DhammaNya.mp3

  65. EBRC – Engkau Datang.mp3

  66. EBRC – Kasih Buddha Sepanjang Masa.mp3

  67. EBRC – Kusambut Dia.mp3

  68. EBRC – Lepaskan Bebanmu.mp3

  69. Ehipassiko.mp3

  70. GEBYAR WAISAK.mp3

  71. Gema – Waisak.mp3

  72. Gema Waisak.mp3

  73. GEMA WAISAKA.mp3

  74. Gema Waisaka.mp3

  75. GEMPITA WAISAK.mp3

  76. Hadirkan Cinta.mp3

  77. Hanya DhammaMu.mp3

  78. Happy B’day.mp3

  79. Happy Birthday.mp3

  80. Hari asadha.wma

  81. Hari Kathina.mp3

  82. HARI WAISAK.mp3

  83. Harumnya Kebajikan 1.mp3

  84. Harumnya Kebajikan 2.mp3

  85. Harumnya Kebajikan.mp3

  86. Hidup Bahagia.mp3

  87. Hidup Sesuai Dhamma.mp3

  88. Hidup Yang Benar.mp3

  89. Hidup Yang Kekal.mp3

  90. Hiduplah Sesuai AjaranNya.mp3

  91. Hijau Hijau Bumi.mp3

  92. Ikuti JalanNya.mp3

  93. In Search Of Excellence.mp3

  94. INDAH DAMAINYA WAISAK.mp3

  95. Indahnya Kasih Buddha.mp3

  96. Inginkah.mp3

  97. INTROLUDE_BULAN WAISAKA.mp3

  98. Iyed Bustami – Hadirkan Cinta.mp3

  99. Jalan Dhamma.mp3

  100. Jalan kehidupan.wma

  101. Jalan Suci Mulia.mp3

  102. Jangan Pernah Ucapkan.mid

  103. JANGAN PERNAH UCAPKAN.mp3

  104. Jangan Pernah Ucapkan.mp3

  105. Jangan Tunda Hari Esok.mp3

  106. Jessie – Tekad Siswa Sang Buddha.mp3

  107. JOIN IN THE VESAK.mp3

  108. Ka Dtg Sjd.mid

  109. KAMI MEMUJA .mp3

  110. KAMI MEMUJA.mp3

  111. Kami Memuja.mp3

  112. Karma.mp3

  113. Kasih Buddha.mp3

  114. Kasih Dunia.mp3

  115. Kasih Sang Bhagava.mp3

  116. Kasih Sang Buddha.mp3

  117. Kasihmu Sangha.mp3

  118. Ke Vihara.mp3

  119. KeagunganMu.mp3

  120. Kebenaran Sejati.mp3

  121. Kebijaksanaan.mp3

  122. Kelahiran Bodhisatwa.mid

  123. KELAHIRAN BUDDHA GOTAMA.mp3

  124. Kelahiran Buddha Gotama.mp3

  125. Kelahiran Buddha Gotama.mp3

  126. Kidung Perkawinan.mp3

  127. Kisah Hidup Sang Buddha.mp3

  128. Kubawa Langkahku.mp3

  129. Kubersujud.mp3

  130. Kuyakin Selalu.mp3

  131. Lentera Dunia.mp3

  132. Lord Buddha MS.mp3

  133. MALAM SUCI WAISAK .mp3

  134. Malam Suci Waisak MS.mp3

  135. Malam Suci Waisak.mid

  136. MALAM SUCI WAISAK.mp3

  137. Malam Suci Waisak.mp3

  138. MALAM WAISAK DI CANDI SUCI  .mp3

  139. MALAM WAISAK DI CANDI SUCI.mp3

  140. Malam Waisak Di Candi Suci.mp3

  141. Malam waisak di candi suci.wma

  142. Malam Waisak.mid

  143. MALAM WAISAKA.mp3

  144. MALAM WAISAKA.mp3

  145. Malam Waisaka.mp3

  146. Malamsw.mid

  147. Mama.mp3

  148. Mari Bersuka.mp3

  149. Mari Memuja PadaNya.mp3

  150. Mari Memuja.mp3

  151. Masih Ada Waktu.mp3

  152. Masihkah Ada.mp3

  153. Meicie Widjaja – Sang Guru.mp3

  154. Melodi Kehidupan.mp3

  155. MEMUJA2.MID

  156. Mencari kebahagiaan dan kasih sayang.wma

  157. Mulia Sang Bhagava.mp3

  158. NYANYIAN KEDAMAIAN.mp3

  159. Orang Bijaksana.mp3

  160. PadaMu Buddha Dhamma Sangha.mp3

  161. Palingkanlah Hatimu.mp3

  162. Pancaran Bahgia.mp3

  163. Pangeran Siddharta.mp3

  164. PARINIBBANA.mp3

  165. PARINIBBANA.mp3

  166. Parinibbana.mp3

  167. PEDUPAAN.MID

  168. Pekik Kemenangan.mp3

  169. Pelita Dhamma.mp3

  170. Pengembara.mp3

  171. Pengendalian Diri.mp3

  172. Pujilah Dia Sang Buddha.mp3

  173. PURNAMA SIDDHI RAYA.mp3

  174. Rahula.mp3

  175. Renungan suci.wma

  176. Renungkan AjaranNya.mp3

  177. Rindu Akan Dhamma.mp3

  178. Roda Kehidupan MS.mp3

  179. Roda Kehidupan.mid

  180. Roda Kehidupan.mp3

  181. SAAT BULAN PURNAMA.mp3

  182. Saat Cinta Memancar.mp3

  183. Sadarlah.mp3

  184. Sambutlah – KelahiranNya.mp3

  185. Sambutlah Hari Kathina.mp3

  186. Sambutlah KelahiranNya.mp3

  187. Sang Bhagava 1.mp3

  188. Sang Bhagava 2.mp3

  189. Sang Bhagava I.mid

  190. Sang Guru.mp3

  191. Sang Kelana.mp3

  192. Sangha.mp3

  193. Satu Dalam Cinta Kasih.mp3

  194. Satu Dalam Dhamma.mp3

  195. Sejak Mengenal Dhamma.mp3

  196. Selamat Berpisah.mp3

  197. SELAMAT HARI WAISAK .mp3

  198. Selamat Hari Waisak 1.mp3

  199. Selamat Hari Waisak 2.mp3

  200. SELAMAT HARI WAISAK.mp3

  201. Selamat Hari Waisak.mp3

  202. Selamat Hari Waisak.mp3

  203. Selamat Jalan.mp3

  204. Semua yang Ada.mp3

  205. Simponi Kebebasan.mp3

  206. Siswa Sang Buddha.mp3

  207. Suara Alam.mp3

  208. Suara Hati.mp3

  209. Suatu Renungan Di Malam Waisa .mp3

  210. SUATU RENUNGAN DI MALAM WAISAK.mp3

  211. Suatu Renungan Di Malam Waisak.mp3

  212. Sudah Saatnya.mp3

  213. Sujud Bagi Sang Guru.mp3

  214. Sujudku.mp3

  215. Suka Cita.mp3

  216. Suka Duka.mp3

  217. Sukhi Hotu.mp3

  218. Tanha Dan Ego Manusia.mp3

  219. Tathagata.mp3

  220. Tegar Melangkah.mp3

  221. Tekad Siswa Sang Buddha.mp3

  222. Telah Kudapatkan.mp3

  223. Terimakasih Sang Buddha.mp3

  224. Terimalah Karmamu.mp3

  225. Terimalah Persembahanku.mp3

  226. Terpujilah NamaMu.mp3

  227. Tiga Perlindungan.mp3

  228. Tiga Permata.mp3

  229. TRI PURNAMA WAISAKA.mp3

  230. Untuk Kita Renungkan.mp3

  231. WAISAK SUCI.mp3

  232. WAISAKA .mp3

  233. WAISAKA.mp3

*Nb : Anda boleh download file tersebut sepuasnya, tetapi ada banyak file yang mempunyai kualitas suara yang kurang baik karena lagu sudah terlalu lama dan berupa hasil compressan (ukuran file diperkecil untuk mempermudah proses upload).Terimakasih atas kunjungan anda.Semoga anda tidak kecewa berkunjung ke blog ini.

Gunakan player “Winamp” agar suara yang dihasilkan lebih baik.

“Dapatkan pula CD/VCD/DVD aslinya !!!”

“Wait for other upload songs….”

Materi Kuliah Perekonomian Indonesia October 16, 2009

Posted by rochajiono in others.....
Tags: , , , , , , , , ,
add a comment

depanfeb

Berikut ini adalah kumpulan materi – materi tentang perekonomian indonesia. Bagi yang membutuhkan silahkan dowload  link di bawah ini :

Perekonomian Indonesia 1
Perekonomian Indonesia 2
Perekonomian Indonesia 3
Perekonomian Indonesia 4
Perekonomian Indonesia 5
Perekonomian Indonesia 6
Perekonomian Indonesia 7

Terorisme & Manusia October 13, 2009

Posted by rochajiono in others.....
add a comment

Terorisme dan Manusia

Oleh: Rakiman

“Mereka yang merasa malu terhadap apa yang sebenarnya tidak memalukan, dan sebaliknya tidak merasa malu terhadap apa yang sebenarnya memalukan,…mereka yang merasa takut terhadap apa yang sebenarnya tidak menakutkan sebaliknya tidak merasa takut terhadap apa yang sebenarnya menakutkan,…mereka yang menganggap tercela apa yang sebenarnya tidak tercela dan menganggap tidak tercela terhadap apa yang sebenarnya tercela, maka orang yang berpandangan salah seperti ini akan masuk ke dalam sengsara.” (Dhammapada Niraya Vagga: 316-318)

Dewasa ini dalam masyarakat seringkali terjadi tindakan teror yang ditujukan kepada sekelompok manusia dilakukan oleh sekelompok manusia lainnya. Tujuan dari tindakan tersebut bermacam-macam, tujuan apapun namanya jika menimbulkan korban jiwa dan harta benda serta kerugian semua pihak adalah tidak dibenarkan oleh pihak manapun.

Bercermin dari kenyataan tersebut, manusia itu sendiri sebenarnya juga diganggu oleh terorisme, terorisme ini tidak akan nampak jelas didepan mata dan berbentuk sebagai sosok makhluk manusia atau lainnya. Melainkan ada didalam diri manusia itu sendiri yaitu berupa pikiran Lobha (keserakahan), Dosa (kebencian) dan Maha (kebodohan batin). Karena ketiga terorisme tersebut manusia dapat berbuat dan bertindak melalui pikiran, ucapan dan badan jasmani yang merugikan dirinya sendiri. Oleh karenanya manusia dapat bertindak tanpa rasa malu yang sebenarnya memalukan dan tidak mempunyai rasa takut yang sebenarnya menakutkan serta melakukan segala perbuatan tercela. Segala tindakannya itu selalu bersekutu dengan pikiran keserakahan, kebencian dan kebodohan batin tanpa disadarinya.

Terorisme ini akan mengakibatkan kerugian bagi manusia yang bersangkutan berupa kelahiran dalam kehidupan berikutnya di alam sengsara yang penuh dengan penderitaan, seperti terlahir di alam setan, alam raksasa dan alam neraka serta alam binatang. “Semua makhluk dilahirkan menjadi (peta) dan raksaksa asura (asurakaya) dengan kekuatan Lobha, semua makhluk dilahirkan di alam neraka (niraya) dengan kekuatan dosa, semua makhluk dilahirkan menjadi binatang (tiracchanayoni) dengan kekuatan Moha.” (Abhidhammatasanghaha: 20-21)

Ketiga terorisme ini tidak akan pernah pergi dengan sendirinya meninggalkan manusia, melainkan akan selalu mengikuti kemanapun manusia itu pergi dan dimanapun sedang berada. Buddha Gotama mengajarkan kepada umat Buddha untuk melatih Sati atau kewaspadaan diri dan pengendalian diri yang berguna untuk menangkal terorisme itu menyerang manusia yang bersangkutan. “…melakukan pengamatan jasmani terhadap jasmani, berusaha, sadar dan mengendalikan dirinya;…melakukan pengamatan perasaan terhadap perasaan, berusaha , sadar dan mengendalikan dirinya;…melakukan pengamatan terhadap pikiran, berusaha, sadar dan mengendalikan dirinya;…melakukan pengamatan fenomena terhadap fenomena, berusaha, sadar dan mengendalikan dirinya maka keserakahan dan kesedihan akan teratasi.” (Mahasatipatthana Sutta:46)

Manfaat dari latihan tersebut adalah: “Mereka yang mengetahui apa yang tercela sebagai tercela dan apa yang tidak tercela sebagai tidak tercela; maka orang yang menganut pandangan benar seperti itu akan masuk alam bahagia.” (Dhammapada, Niraya Vagga: 319)

Dengan mengetahui ini seharusnya umat Buddha senantiasa melatih dan mengembangkan kewaspadaan diri (sati) disertai pengendalian diri agar tidak terjebak dalam teror pikiran Lobha (keserakahan), Dosa (kebencian) dan Maha (kebodohan batin) yang menjerumuskan manusia pada penderitaan.

“Mereka yang merasa malu terhadap apa yang sebenarnya tidak memalukan, dan sebaliknya tidak merasa malu terhadap apa yang sebenarnya memalukan,…mereka yang merasa takut terhadap apa yang sebenarnya tidak menakutkan sebaliknya tidak merasa takut terhadap apa yang sebenarnya menakutkan,…mereka yang menganggap tercela apa yang sebenarnya tidak tercela dan menganggap tidak tercela terhadap apa yang sebenarnya tercela, maka orang yang berpandangan salah seperti ini akan masuk ke dalam sengsara.” (Dhammapada Niraya Vagga: 316-318)

Dewasa ini dalam masyarakat seringkali terjadi tindakan teror yang ditujukan kepada sekelompok manusia dilakukan oleh sekelompok manusia lainnya. Tujuan dari tindakan tersebut bermacam-macam, tujuan apapun namanya jika menimbulkan korban jiwa dan harta benda serta kerugian semua pihak adalah tidak dibenarkan oleh pihak manapun.

Bercermin dari kenyataan tersebut, manusia itu sendiri sebenarnya juga diganggu oleh terorisme, terorisme ini tidak akan nampak jelas didepan mata dan berbentuk sebagai sosok makhluk manusia atau lainnya. Melainkan ada didalam diri manusia itu sendiri yaitu berupa pikiran Lobha (keserakahan), Dosa (kebencian) dan Maha (kebodohan batin). Karena ketiga terorisme tersebut manusia dapat berbuat dan bertindak melalui pikiran, ucapan dan badan jasmani yang merugikan dirinya sendiri. Oleh karenanya manusia dapat bertindak tanpa rasa malu yang sebenarnya memalukan dan tidak mempunyai rasa takut yang sebenarnya menakutkan serta melakukan segala perbuatan tercela. Segala tindakannya itu selalu bersekutu dengan pikiran keserakahan, kebencian dan kebodohan batin tanpa disadarinya.

Terorisme ini akan mengakibatkan kerugian bagi manusia yang bersangkutan berupa kelahiran dalam kehidupan berikutnya di alam sengsara yang penuh dengan penderitaan, seperti terlahir di alam setan, alam raksasa dan alam neraka serta alam binatang. “Semua makhluk dilahirkan menjadi (peta) dan raksaksa asura (asurakaya) dengan kekuatan Lobha, semua makhluk dilahirkan di alam neraka (niraya) dengan kekuatan dosa, semua makhluk dilahirkan menjadi binatang (tiracchanayoni) dengan kekuatan Moha.” (Abhidhammatasanghaha: 20-21)

Ketiga terorisme ini tidak akan pernah pergi dengan sendirinya meninggalkan manusia, melainkan akan selalu mengikuti kemanapun manusia itu pergi dan dimanapun sedang berada. Buddha Gotama mengajarkan kepada umat Buddha untuk melatih Sati atau kewaspadaan diri dan pengendalian diri yang berguna untuk menangkal terorisme itu menyerang manusia yang bersangkutan. “…melakukan pengamatan jasmani terhadap jasmani, berusaha, sadar dan mengendalikan dirinya;…melakukan pengamatan perasaan terhadap perasaan, berusaha , sadar dan mengendalikan dirinya;…melakukan pengamatan terhadap pikiran, berusaha, sadar dan mengendalikan dirinya;…melakukan pengamatan fenomena terhadap fenomena, berusaha, sadar dan mengendalikan dirinya maka keserakahan dan kesedihan akan teratasi.” (Mahasatipatthana Sutta:46)

Manfaat dari latihan tersebut adalah: “Mereka yang mengetahui apa yang tercela sebagai tercela dan apa yang tidak tercela sebagai tidak tercela; maka orang yang menganut pandangan benar seperti itu akan masuk alam bahagia.” (Dhammapada, Niraya Vagga: 319)

Dengan mengetahui ini seharusnya umat Buddha senantiasa melatih dan mengembangkan kewaspadaan diri (sati) disertai pengendalian diri agar tidak terjebak dalam teror pikiran Lobha (keserakahan), Dosa (kebencian) dan Maha (kebodohan batin) yang menjerumuskan manusia pada penderitaan.

Sumber: http://arsip.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Buddha&id=17651