Posts Tagged ‘dhamma’

MANFAAT HIDUP BERAGAMA

April 5, 2010

Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhasa (3x) Sebenarnya, apa yang anda rasakan bila dengan tekun melaksanakan Puja Bakti, banyak memberikan dana, melakukan perbuatan baik sebagaimana dianjurkan oleh para pemuka agama Buddha ? Apakah anda merasakan bahwa dengan melaksanakan kewajiban peribadatan anda mendapatkan sesuatu ? ~ Nanti dulu ! Saya kembali bertanya, dengan melaksanakaan peribadatan, apa [...]

K I L E S A, PENYAKIT BATIN

March 20, 2010

Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhasa (3x) Kita sebagai manusia mempunyai dua unsur: jasmani dan batin yang disebut kăya dan citta. Kăya atau jasmani selalu diganggu oleh penyakit (roga) sedangkan citta atau batin selalu diganggu oleh kekotoran batin (kilesa). Kalau jasmani sakit kita mencari penyembuhnya. Ada upaya kerokan, minum obat atau ke dokter ~ diperiksa, [...]

Jelek Itu Bagus

June 26, 2009

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhassa Akkosaṁ vadhabandhañca, aduṭṭho yo titikkhati Khantībalaṁ balāṇīkaṁ, tamahaṁ brūmi brāhmaṇaṁ Seseorang yang tidak marah yang dapat menahan hinaan, penganiayaan, dan hukuman, yang memiliki senjata kesabaran, maka ia Kusebut seorang ’brahmana’. (Dhammapada 399) Kisah Brahmana Bersaudara yang Kasar Suatu ketika ada seorang brahmana, yang istrinya mempunyai kebiasaan latah/mengatakan tanpa berpikir terlebih [...]

Awal, Pertengahan, dan Akhir

June 26, 2009

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhassa Masa Awal Dalam Agañña Sutta dijelaskan tentang asal-usul manusia. Ketika dunia ini mulai terbentuk kembali, makhluk­mahkluk yang mati di Abhassara (alam cahaya), terlahir kembali sebagai manusia. Makhluk-makhluk Abbassara merupakan makhluk yang diliputi kegiuran, memiliki tubuh yang bercahaya, melayang-layang di angkasa, hidup dalam kemegahan. Pada awal manusia muncul, dunia terdiri dari [...]

Sahabat Sebagai Obat

June 26, 2009

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhassa Asevanā ca bālānaṁ, paṇḍitānañca sevanā. Etammaṅgalamuttamaṁ’ti (Maṅgala Sutta, Khuddaka Nikāya) Dalam pergaulan di masyarakat, hendaknya kita harus berhati-hati, karena sering kali orang-orang salah dalam pergaulan. Carilah teman-teman yang bijaksana dan hindarilah teman-teman yang dungu. Teman yang bijaksana akan menuntun kita pada hal-hal yang baik dan berguna, yang akan membuat kita [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.