Kampanye Pilpres 2009 !!!


Pemilu 2009

Kampanye Mulai 12 Juli 2008

Jakarta, 10 Juli 2008: Kampanye Pemilu 2009 sudah dimulai pada Sabtu 12 Juli 2008 dan akan berlangsung selama sembilan bulan tujuh hari. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatasi jumlah peserta kampanye itu dan hanya boleh dengan pertemuan terbatas. Rapat umum baru bisa digelar selama 21 hari menjelang pemungutan suara pada 9 April 2009.

Anggota KPU Sri Nuryanti memberi penjelasan awal mengenai kampanye itu seusai penetapan nomor urut peserta pemilu, Rabu 9/7. Penetapan nomor urut parpol dipimpin Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary serta dihadiri ketua umum dan sekretaris jenderal dari 34 parpol peserta pemilu.

UU No 10/2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD mengamanatkan, bahwa tiga hari sesudah penetapan peserta pemilu, parpol dapat berkampanye dengan metode pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, media massa cetak dan elektronik, penyebaran bahan kampanye dan pemasangan alat peraga di tempat umum.

Kemudian, KPU menetapkan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu DPR, DPD, dan DPRD. Menurut Sri Nuryanti, KPU akan menyosialisasikan Peraturan KPU No 19/2008 tersbut. Akan diatur mengenai jadwal, tempat, waktu, dan metode kampanye yang akan berlangsung selama sembilan bulan tujuh hari.

Sesuai Peraturan KPU No 19/2008 untuk pertemuan terbatas, jumlah peserta paling banyak untuk tingkat pusat 1.000 orang, provinsi 500 orang, dan kabupaten/kota 250 orang. Kampanye harus dilakukan di ruangan tertutup. Untuk pertemuan tatap muka, jumlah peserta dibatasi sebanyak 250 orang.

Survei
Hasil survei nasional Indo Barometer sepanjang Desember 2007 yang disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, Rabu 9/7 di Jakarta menunjukkan, 73,3 persen responden mengaku sulit membedakan antara satu parpol dan lainnya. Sebanyak 69 persen responden tidak merasa memiliki kedekatan dengan parpol-parpol yang ada. Disebutkan, jumlah parpol yang terlalu banyak diyakini justru berdampak melemahkan kualitas pilihan masyarakat.

Survei itu menunjukkan, PDI-P masih menjadi parpol yang lebih banyak dipilih orang jika pemilu diasumsikan digelar ketika survei dilakukan. Persentase pemilih PDI-P mencapai 23,8 persen, Partai Golkar sebanyak 12 persen, dan Partai Demokrat 9,6 persen. ►e-ti/bhs

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: