Peringatan Bersama Waisak 2553B.E /2009


Seluruh majelis agama Buddha di wilayah kabupaten Banyumas, telah mengadakan acara peringatan bersama waisak 2553 B.E. /2009 yang di selenggarakan pada hari minggu 7 Juni 2009 di vihara Setiadana. Majelis yang mengadakan acara tersebut terdiri dari Maghabuddhi, Majubuthi, Budhayana, Mahayana dll.
Acara ini dihadiri oleh 2 orang bhikkhu dan seorang bhikkhuni dari Majubuthi. Salah satunya adalah bhikkhu Dhammatejjo.
Acara peringatan bersama menyambut Waisak dimulai pada pukul 09.30 WIB. Dibuka dengan pembacaan parita Namakara Gatha bersama-sama, kemudian dilanjuttkan dengan penampilan kesenian tari Gambyong persembahan muda-mudi vihara Ratna Vidya Loka dan Vanaratana.
Setelah pembacaan kitab suci Dhammapada oleh anak-anak sekolah minggu vihara Ratna Vidya Loka, acara dilanjutkan dengan laporan dari ketua panitia oleh bapak Suhadi. Lalu diselingi denagn karaoke lagu –lagu buddist berjudul Selamat Hari Waisak persembahan dari Vihara Vajranala Buntu (duat Teri dan Tari).
Acara selanjutnya adalah sambutan dari kepala desa lalu di selingi dengan tarian Tumandang persembahan dari Vihara Dhamma Sasana Cindaga, dilanjutkan sambutan oleh Muspika Kecamatan Sumpiuh. Setelah itu, paduan suara/koor lagu-lagu Buddhist persembahan dari Wandani Vihara Vanaratana, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua paguyuban umat Buddha kabupaten banyumas. Kemudian diselingi dengan tarian Capat-cipit persembahan dari Vihara Vanaratana & Ratna Vidyaloka. Acara makan siang di selingi dengan kenthongan persembahan vihara vanaratana, sehingga suasana semakin meriah.
Setelah acara makan siang selesai, acara dilanjutkan dengan Dhammadesana oleh Bhikkhu Dhammatejo sebagai hikmah waisak yang pada intinya adalah bahwa kita sebagai umat Buddha harus bisa dan tetap berpegang teguh serta berlindung kepada Buddha, dhamma, dan sangha sebagaimana yang telah di jelaskan dalam parita Buddhanusati, dhammanusati, dan sanghanusatti.Yang kedua,kita harus dapat menjaga persatuan dan kesatuan di dalam keanekaragaman suku, budaya , maupun majelis/sekte.
Usai dhammadesana , acara dilanjutkan dengan Blessing/pemberkahan/pemercikan air tirta oleh beliau.
Acara pun selesai, diakhiri dengan acara penutupan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan musik Kenthongan sampai pukul 13.30 WIB.
Hadir dalam acara ini lebih dari 500 orang umat Buddha yang berasal dari kabupaten Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.
Acara berlangsung dengan lancer karena para hadirin dan tamu undangan sangat antusias terhadap acara tersebut. Peran saya dalam acara tersebut adalah sebagai pembawa acara/MC yang didampingi oleh sdri. Triyuni. Berikut ini adalah sedikit cuplikan video dari perayaan tersebut :

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: