NILAI LEBIH GENERASI MUDA


Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammă Sambuddhassa (3x)

     Manusia dilahirkan melalui proses kanak-kanak, remaja, mengalami usia tua, dan akhirnya mati. Demikian sirklus yang sering didingatkan oleh para senior kepada kita.

     Setelah mengalami masa kanak-kanak, maka masa remaja merupakan masa keemasan bagi suatu sirklus kehidupan manusia. Masa kehidupan ini disebut generasi muda, atau pemuda ~ “youth” bahasa Inggrisnya.

324147_home_hero

 

     Dalam Sigalovada Suttanta, yang dikisahkan adalah pemuda malas bernama Sigala. Setelah ayahnya wafat, barulah dia menyesal atas kemalasannya dan berusaha “menebus” dengan cara memenuhi pesan sang ayah. Setiap pagi dia bangun sangat pagi, pergi ke luar Rajagaha. Setelah membasahi rambut dan pakaiannya, kedua tangannya dirangkapkan, beranjali ke berbagai arah, mulai dari Timur, Selatan, Barat,  Utara, Bawah dan Atas. Ketika ditanya oleh Sang Buddha, Sigala berkata bahwa hal tersebut dilakukan sebagai perintah mendiang ayahnya.

Sang Buddha bersabda: “Dalam agama Ariya, anak muda, memuja enam arah bukan begitu caranya”

Mendengar sabda ini, Sigala mohon petunjuk bagaimana seharusnya “memuja enam arah” yang diamanatkan kepadanya itu.

Petunjuk Sang Buddha demikian: “Apabila anak muda, siswa Ariya tersebut telah menyingkirkan empat cacat dalam tingkah laku, apabila ia tidak melakukan perbuatan perbuatan jahat karena dorongan empat sebab, apabila ia tidak melakukan enam jalan untuk menghabiskan harta, dengan demikian ia menjauhkan diri dari empatbelas kejahatan, ia adalah pemuja enam arah bumi dan langit.

Ia melakukan hal-hal tersebut untuk menaklukkan dua dunia (alam), ia akan menikmati hasilnya baik di dunia (alam) ini maupun dunia (alam) yang akan datang.

Pada saat badan jasmaninya hancur setelah mati, ia akan bertumimbal lahir di alam sorga yang bahagia.”

Adapun “potensi” empat cacat yang perlu disingkirkan tersebut adalah:

  1. Memusnahkan makhluk hidup

  2. Mengambil barang yang tidak diberikan

  3. Perbuatan asusila

  4. Mengucapkan kata-kata yang tidak benar.

    Adapun enam arah yang dimaksud oleh ayah Sigala sebenarnya berarti: Timur sebagai ayah dan ibu, Selatan sebagai guru, Barat sebagai istri dan anak, Utara sebagai sahabat dan kenalan, Bawah sebagai buruh atau orang suruhan dan Atas sebagai para pertapa.

 

Untuk selanjutnya, isi lengkap Sigalovada Sutanta (Digha Nikaya III:31) bisa anda simak sendiri teksnya, antara lain dalam buku “Riwayat Hidup Buddha Gotama”

221-large_default

     Generasi muda mempunyai nilai khusus di tengah masyarakat. Periode kehidupan ini merupakan sokoguru yang dibentuk oleh masyarakat melalui orangtua, guru dan lingkungan masyarakat. Ketiga komponen ini mempunyai peran sangat besar dalam mewujudkan masa depan generasi muda sebagai elemen individu, membentuk komunitas kecil, berkembang menjadi besar sehingga merupakan komunitas negara dan komunitas global.

Dengan nilai lebih kekuatan fisik, kita wajib memelihara, menjaga dan membentuk diri kita sendiri menjadi prima. Melalui aktivitas fisik, kita juga mengisi aktivitas batin. Kita yang mempunyai “nama” dan “rupa” harus terus diisi bagaikan “mengisi air dalam gelas”. Jangan sia-siakan waktu yang demikian sempit untuk mengikuti kemalasan yang sangat merugikan.

Kemarin, melalui wall di Facebooknya, salah seorang junior saya Suriya Dhammo dari Tegal menuliskan” “Selagi kita muda banyak beraktivitas dengan fisik . Selelah usia menjelang senja fisik mulai menurun aktivitas otak ditingkatkan agar dikala fisik kita sudah renta otak kita tidak pikun”

     Nilai lebih generasi muda hendaknya dimaknai dan dipergunakan dengan sebaik mungkin. Janganlah kita rusak sendiri dengan melakukan hal-hal yang tidak berguna. Setiap orang punya potensi untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri.

  Sabbe satta bhavantu sukhitattă.

  Semoga semua makhluk berbahagia. Sadhu, sadhu, sadhu.

Source: http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150240681278774

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: